Senin, 09 November 2009

BAYANGAN SERAUT WAJAH

bila malam tiba...
ku lihat bayangan seraut wajah...
rasa rindupun makin membara...

ku coba pejamkan mata...
namun semua sia - sia...

ku pasrahkan diriku...
ku impikan kau hadir disisiku...
bersama mengapai bintang - bintang dilangit...

meski 'ku tau...
itu hanya khayalan belaka...
namun....
kubahagia...
telah lewati hari - hari bersama dirimu...

AIR MATA......

diantara gemuruh suara ombak
di sebuah tepian pantai
ku melangkah seorang diri...
ombak kecil menepi
berirama menyentuh kakiku...

sengatan sinar mentri
memaksaku 'tuk berhenti melangkah...
dibawah pohon yang rindang
ku duduk dan terdiam...
tak ada satu katapun yang terucap
hanya pandangan kosong
dan anganku yang tiada menentu...

ku pandangi sekelilingku
begitu sunyi ku rasakan
sesunyi hatiku yang kian mendalam...

titik - titik air jatuh perlahan
bagai air sungai mengalir kelautan...
kubiarkan diriku hanyut dalam kesunyian
mungkin inilah cara terbaik bagiku
'tuk luapkan rasa rinduku padamu...

DO'A DAN HARAPAN

ku bernyanyi riang...
melangkah diatas jalanan setapak...
tertatih - tatih.... bermain dengan angin...

dengan nafas memburu...
ku duduk diatas dangau...
hembusan angin mainkan rambutku...

ku pejamkan mataku...
ku rasakan damai dihatiku...
sesuatu yang telah hilang...
kini kembali kepadaku...

ku lihat sawah - sawah hijau...
bak hamparan permadani...
dibawah sengatan sinar matahari...
ku dengar dan kulihat merekah tawa dan canda para petani...

bekerja tiada henti...
meski tak tau apa yang esuk khan terjadi...
namun diwajah yang tua...
ku lihat ada pancaran bahagia...
pancaran harapan dan do'a...
Tuhan khan kabulkan usahanya...

seperti akupun...
berdo'a dan berharap...
engkau disisiku...
berdua menggapai bahagia....

AKU DAN DIA

sementara itu gerimis telah reda...
di ufuk timur cahaya jingga mulai merekah...
pertanda pagi hampir menjelang tiba...

bak putri suci tiada ternoda...
begitulah... udara sejuk dipagi hari...
belum tejamah asap lalu lalang dan tangan2 manusia yang kian merajalela...

saat kulalui tepi jalan...
dibawah naungan pepohonan...
terlintas bayangan dalam diriku..
seseorang....yang kini jauh dari sisiku...
dan dengan rela menaniku....

walau kadang dia mengeluh...
namun semua wajar bagiku...
karena aku dan dia terpisah begitu jauh...

hanya do'aku kupanjatkan selalu...
agar "aku dan dia" tak terpisahkan selamanya....

BERHARAP DIA UNTUK AKU

saat malam menjelang pagi
air laut begitu tenang
hanya sesekali terdengar air beriak...
udara pantai yang sejuk
membuat kaki malas 'tuk beranjak
suasana begitu indah, cerah dan bersahabat
bila sang surya mulai terbangun
embun didedaunan hilang bersama air laut yang mulai pasang...
lautan yang tenang....indahnya suasana pagi....
lenyap seketika...
kala gelombang dan petir datang secara tiba- tiba...
dan kini kurasakan kehancuran....
MUNGKINKAH KULIHAT MENTARI ESUK...?????
sedang awan hitam kian menyelimutinya...
biarkan semua kuserahkan kepada-Nya
karena DIA lah yang menentukan segalanya..
harapku TUHAN berikan dia untukku....
selamanya........

BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG

Dihadapan orang yang kau cintai,
musim dingin berubah menjadi musim semi yang
indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya
suasananya lebih indah sedikit,,,

Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja,,,

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau sukai, engkau hanya tersenyum saja,,,

Dihadapan orang yang kau cintai,
kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang
terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai,
kata kata hanya keluar dari pikiran saja,,,

Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja,,,

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan
rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari
orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi
tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam
jarak waktu yang cukup lama,,,

“Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada
perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang…. rasa yang tidak hilang
secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah
berubah.
Perasaan yang dapat membuat mu berkorban
untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang
kamu sayangi,,,

Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin
melihat orang yang disayanginya bahagia,
walaupun harus kehilangan.,,,

.....IJO LUMUT.....

Waktu terus berjalan dan tak terasa para IJO LUMUT (ikatan jomblo lucu dan imut) pun mulai terusik kelucuannya. Tanpa disadari umur sudah tidak muda lagi, semakin mendekati 30-an namun si pencuri hati tak kunjung datang juga! Ditambah desakan pertanyaan-pertanyaan dari orang tua, paman dan bibi apalagi menjelang lebaran haji seperti ini. Dan yang tak kalah dahsyatnya adalah teman-teman seperjuangan sudah mulai sibuk mempersiapkan pernikahan dan malah sudah ada yang sibuk bolak-balik periksa ke dokter untuk memonitor kandungannya.

Serangan fajar horizontal tidak berhenti di situ saja…! Setiap kali melihat daftar teman di Fecabook, foto pra-nikah dan foto bayi mungil teman-teman sekolah yang pada awalnya dapat kita tangkis dan acuhkan, lama-kelamaan mulai membuat berteriak di dalam hati “Kapan nih giliranku..? Di manakah gerangan si pencuri hatiku..? Oh Tidak..! Apakah aku ditakdirkan jomblo seumur hidup..?”.

Cinta adalah memang suatu esensi yang tidak sulit dimengerti. Namun yang pasti; semakin kita terobsesi dalam usaha mencari cinta, semakin jauh pula cinta itu pergi meninggalkan kita. Bila dianalogikan dalam versi romantisnya, kira-kira begini bunyinya:
Cinta itu bagai kupu-kupu indah yang kita kejar di taman. Semakin kita mengejarnya, semakin jauh pula kupu-kupu itu menjauh. Namun di saat kita sedang beristirahat santai duduk di bawah pohon rindang karena telah lelah mengejar kupu-kupu seharian, si kupu-kupu nan indah itu malah hinggap di kepala...

“Lupakanlah” dahulu niat kita dalam mengejar cinta. Sibukanlah diri dalam mengembangkan diri, merevisi diri total. Baik dari segi penampilan, kepribadian dan kemampuan social… ^good luck^